Designer House

Hermès adalah rumah barang mewah Prancis yang didirikan pada tahun 1837 oleh Thierry Hermes. Awalnya berfokus pada aksesori berkuda, perusahaan ini telah berkembang seiring waktu menjadi tas kulit, syal, aksesori, mode, dan wewangian.

Bagi Hermès, petualangan parfum dimulai pada tahun 1951 dengan Eau d'Hermès, yang digubah oleh Edmond Roudnitska, salah satu roh kreatif terbesar di dunia wewangian.

Sepuluh tahun kemudian, kelahiran Calèche, parfum wanita pertama di perusahaan tersebut, mengonfirmasi keterlibatan Hermès dalam kerajinan kreasi parfum. Sejak itu, wewangian mengikuti wewangian, masing-masing ditandai oleh nama-nama besar desain parfum. Kedatangan Jean-Claude Ellena, pada tahun 2004, sebagai ahli parfum Hermès, adalah langkah yang menentukan. Sebagai seorang seniman emosi penciuman, seorang estetika yang melampaui skala dan material, dia berbagi rasa keahlian dan keahlian Hermès.

Pertemuan antara Edmond Roudnitska dan Émile Hermès (cucu dari pendiri Thierry Hermès) melahirkan Eau d'Hermès, yang tetap menjadi salah satu mahkota kemuliaan wewangian Prancis.

Pada tahun 1961, atas dorongan Jean-René Guerrand (menantu Émile Hermès dan pendiri cabang wewangian), pembuat parfum Guy Robert menggubah Calèche, sebuah mahakarya yang langsung mengubah Hermès menjadi salah satu pemain utama wewangian modern . Sembilan tahun kemudian, dia akan menjadi penulis Équipage, parfum pertama House untuk pria.

Pertemuan terakhir dengan Jean-Claude Ellena, diwujudkan dalam penciptaan Un Jardin en Méditerranée pada tahun 2003, dan kemudian pada tahun 2004 dengan penunjukan resminya sebagai pembuat parfum eksklusif DPR. Sejak itu, kedekatan mendalam yang telah dibangun antara perancang parfum dan Hermès terus membuahkan hasil, seolah menegaskan hak esensial dari keterlibatan timbal balik mereka. Jean-Claude Ellena adalah pewaris dan pencipta silsilah yang sekarang terstruktur menjadi empat wilayah ekspresi penciuman: Koleksi Colognes, Parfum Taman, Parfum Novel, dan Hermessence.

Join our mailing list